Artikel Terbaru


Breaking News

Bisakah Mengobati Bekas Luka Memakai Vitamin E?

Mengobati bekas luka memakai vitamin E - Bekas luka merupakan konsekuensi yang tidak sanggup dihindari dari setiap luka yang sembuh, alasannya bekas luka yakni cara badan menyembuhkan dirinya sendiri. Meskipun belum terbukti secara ilmiah, banyak orang baru-baru ini telah sanggup mengobati bekas luka memakai vitamin E dan sanggup dilakukan di rumah. Apakah metode ini benar efektif?
Mengobati bekas luka memakai vitamin E  Bisakah Mengobati Bekas Luka Menggunakan Vitamin E?
Bisakah mengobati bekas luka memakai vitamin E?
Apa sifat dari bekas luka?

Bekas luka yakni penghalang antara kawasan yang terkena luka dan lingkungan sekitarnya.
Ketika luka menutup, badan memproduksi serabut kolagen untuk menggantikan kolagen yang hilang. Akibatnya, kerusakan kulit berubah dari kemerahan ke permukaan yang padat, menggembung, atau cembung tergantung pada jumlah kolega yang dihasilkan.

Vitamin E
Vitamin E yakni vitamin larut lemak yang ditemukan dalam makanan dan suplemen. Vitamin E mempunyai sifat antioksidan yang melindungi sel-sel dalam badan dari senyawa oksigen dan nitrogen yang sanggup menjadikan disfungsi seluler. Kosmetik sering mengandung minyak vitamin E untuk mempromosikan penggunaan antioksidan. Sebuah penelitian di Hong Kong pada tahun 1999 menemukan bahwa dalam keloid (lebih tebal, lebih merah dan lebih cembung daripada bekas luka normal) mengandung lebih banyak radikal bebas daripada bekas luka normal.

Minyak Vitamin E
Minyak nabati dan minyak biji kaya akan vitamin E. Sumber vitamin E yang paling umum yakni kedelai, minyak canola, dan bunga matahari. Minyak vitamin E alami diproduksi pribadi dari flora dengan cara distilasi, meskipun hasil rendah dan biaya tinggi. Vitamin E yakni adonan dari delapan jenis vitamin E.

Apakah Vitamin E sanggup menyembuhkan bekas luka?
Satu studi menemukan bahwa salep vitamin E dan Aquaphor bekerja dengan baik bagi mereka yang gres saja mengangkat kanker kulit (pemulihan sampai 90%). Tetapi sampai sepertiga orang yang mengonsumsi vitamin E menderita ruam gatal yang disebut dermatitis kontak.
Namun, penelitian lain menemukan bahwa belum dewasa yang mengonsumsi vitamin E tiga kali sehari sehabis operasi sanggup membantu mencegah keloid dan jaringan parut di sekitar luka.

Jadi jikalau vitamin E tidak mempunyai imbas mengobati bekas luka, maka apa manfaatnya?
Gagasan bahwa pengecap buaya, jus lemon, krim, dan minyak esensial yang dijual di apotek sanggup menjadikan jaringan parut dan kendur tidak tepat.
Sebagai contoh, saat tes awal pada kelinci di laboratorium memperlihatkan bahwa ekstrak bawang mungkin bermanfaat untuk bekas luka, studi mendalam pada insan menemukan bahwa ekstrak bawang tidak mempunyai Mukjizat tersebut.
Namun, memakai perban untuk menjaga luka lembab yakni penyembuhan, yang sanggup membantu mengurangi risiko pembentukan bekas luka dan memperlihatkan hasil estetika sebaik mungkin. Demikian pula, Anda sanggup mencapai ini dengan menerapkan pelembab atau memakai perban yang mencegah luka mengering alasannya terkena udara.

Sebaiknya anda baca juga :
- Beberapa Pengobatan Bekas Luka yang Menonjol di Rumah
- Tips untuk Mengaburkan Bekas Luka yang Efektif

Kesimpulan
Saat ini tidak ada penelitian yang memperlihatkan bahwa vitamin E sanggup mengobati bekas luka bedah dan fakta bahwa pelengkap vitamin E sanggup benar-benar mumudarkan bekas lukan. Dalam 90% kasus, vitamin E yang dipakai pada kulit tidak berfungsi atau menciptakan bekas luka terlihat lebih buruk. 33% dari penerima studi mempunyai dermatitis kontak untuk vitamin E. Oleh alasannya itu, para hebat menyimpulkan bahwa Anda dihentikan memakai vitamin E pada bekas luka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Designed By